Selasa, 04 Mei 2010

Indonesia Masih Memiliki 10 Masalah Perbatasan

Perbatasan wilayah Indonesia menunjukkan kedaulatan NKRI yang harus dijaga dan dipelihara. Bicara tentang perbatasan, Indonesia merupakan negara yang memiliki batas wilayah yang sangat luas. Oleh karena itu, perlu diadakan suatu kebijaksanaan dalam mempertahankan perbatasan wilayah Indonesia. Hal ini mengacu kepada persoalan tentang perebutan pulau-pulau milik Indonesia dengan negara tetangga.

Persoalan pemerintahan yang paling fundamental adalah terkatung-katungnya pembahasan RUU Batas Wilayah Indonesia, sehingga bangsa ini semakin diliputi ketidakjelasan. Padahal UU Batas Wilayah dapat dijadikan alat legitimasi dalam kancah hubungan internasional. Selain itu, UU ini sangat berkaitan erat dengan yurisdiksi dan soverignity NKRI. Artinya, tanpa UU Batas Wilayah, maka dikhawatirkan satu per satu pulau-pulau terluar yang berbatasan dengan negara tetangga akan lepas karena diklaim negara lain, atau lepas untuk berdiri sendiri karena kita memang tidak perduli atasnya.

Indonesia mempunyai permasalahan “sengketa” perbatasan yang belum terselesaikan dengan 10 negara tetangga. Diantaranya adalah Indonesia dan Australia yang telah menyepakati batas bersama ZEE, namun hingga saat ini belum meratifikasi. Aktivitas penambangan pasir laut berdampak mengkhawatirkan pada keberadaan Pulau Nipah sebagai titik dasar dalam penentuan batas wilayah antara Indonesia dan Singapura.

Selain itu, masalah perbatasan wilayah antara Indonesia dan Malaysia di perairan sebelah Pulau Sebatik masih berlarut-larut, ditambah dengan masalah perairan di sekitar Pulau Sipadan-Ligitan pasca-Sidang International Court and Justice (ICJ) tanggal 17 Desember 2002. Juga masalah penetapan ZEE di Perairan Selatan Laut Andaman antara Indonesia dan Thailand. Lalu masalah dengan Filipina yang lebih suka menggunakan Treaty of Paris 1889 ketimbang UNCLOS 1982, sehingga Pulau Miangas masuk ke wilayah Filipina Permasalahan batas RI - Timor Leste pun belum tuntas.

Dari masalah perbatasan ini, seharusnya Pemerintah harus lebih bijaksana dalam mengatasi masalah-masalah perbatasan. Terlebih jika masalah ini dapat merugikan Indonesia. Selain itu, masyarakat didaerah perbatasan harus sangat diperhatikan. Karena tanpa bantuan dari masyarakat perbatasan, pulau-pulau di Indonesia akan diklaim oleh negara tetangga. Masalah ini harus dijadikan titik balik kebangkitan Indonesia dalam memperjuangkan hak negara Indonesia. Selain itu, Bangsa Indonesia harus menunjukkan kedaulatan NKRI yang ditunjukkan dengan batasan-batasan wilayah Indonesia yang takkan pernah lepas dari Kedaulatan Negara Indonesia.


Daftar Pustaka

www.INILAH.COM.Memberdayakan Wilayah Perbatasan.html

www.opi01.html

www.article_detail.php.html

Minggu, 14 Maret 2010

BATIK ASLI INDONESIA



Batik merupakan warisan budaya nenek moyang yang di wariskan untuk masyarakat Indonesia pada saat ini. Sehingga batik merupakan kebudayaan asli Indonesia yang sampai saat ini harus dijaga dan dilestarikan agar kebudayaan batik tidak punah atau langka. Dari sisi budaya, batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah manjadi bagian dari budaya Indonesia sejak lama. Kesenian batik merupakan kesenian gambar diatas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia zaman dulu. Pertama dalam sejarahnya, batik dikerjakan dengan ruang lingkup di dalam keraton saja dan digunakan hanya untuk raja, keluarga, dan pengikutnya. Oleh karena banyak pengikut raja yang hidup di luar daerah keraton, maka lambat laun kesenian batik ini merambat ke luar daerah keraton.


Dalam perkembangannya, kesenian batik meluas menjadi sebuah pekerjaan pada masa itu untuk mengisi waktu senggang. Dari situ, kesenian batik yang tadinya merupakan pakaian keluarga istana berubah menjadi pakaian rakyat. Hingga saat ini kesenian batik merupakan kebudayaan yang harus dijaga dan dilestarikan oleh rakyat Indonesia. Batik merupakan pakaian khas bangsa Indonesia yang sudah menjadi bagian dari pakaian tradisional Indonesia.


Tanggal 02 Oktober 2009 merupakan pengakuan resmi kesenian batik Indonesia oleh UNESCO yang dimasukkan ke dalam daftar representatif sebagai budaya tak benda warisan manusia dalam sidang ke-4 komite antar-pemerintah tentang warisan budaya tak benda di Abu Dhabi. Dengan pengakuan internasional terhadap salah satu budaya Indonesia, sehingga diharapkan dapat memotivasi dan mengangkat harkat para pengrajin batik dan mendukung usaha meningkatkan kesejahteraan rakyat. Selain itu, peresmian ini juga diharapkan melibatkan para pemangku kepentingan terkait dengan batik, baik pemerintah, para pengrajin, pakar asosiasi, serta masyarakat luas dalam penyusunan dokumen nominasi. Jadi, sekarang dan seterusnya jadikan batik sebagai pakaian sehari-hari tanpa menghilangkan rasa keindahan dari batik itu sendiri.


Daftar Pustaka

http://id.wikipedia.org/wiki/Batik

http://www.batikmarkets.com/batik.php

http://www.antaranews.com/berita/1254491066/batik-indonesia-resmi-diakui-unesco

Sabtu, 27 Februari 2010

GLOBALISASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP BANGSA INDONESIA

Globalisasi adalah suatu kata istilah yang memiliki arti tentang hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, kebudayaan yang populer, dan bentuk-bentuk hubungan yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas batas negara. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dannegara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.. Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.

Di Indonesia, pengaruh globalisasi yang sangat nyata pada saat ini adalah perdagangan asia China atau disebut dengan perdagangan bebas Asia dan China. Dimana Indonesia menjadi salah satu negara yang harus melakukan perdagangan bebas terhadap produk China. Dengan adanya perdagangan bebas ini, diharapkan produk Indonesia mampu bersaing dengan produk China yang notabene dijual dengan harga murah. Selain itu, dengan perdagangan ini diharapkan perekonomian Indonesia mampu menembus level internasional. Keuntungan dari globalisasi ekonomi di Indonesia adalah pertama, produksi dalam negeri dapat ditingkatkan untuk dapat bersaing dengan produk China. Kedua, meningkatkan kemakmuran dalam suatu negara karena perdagangan bebas ini memungkinkan masyarakat dari begbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini meyebabkan pajak di Indonesia mengalami peningkatan pesat, ini merupakan keuntungan yang didapat oleh Indonesia. Ketiga, meluaskan pasar untuk produk dalam negeri, dengan adanya perdagangan bebas, maka meluasnya pasar untuk prroduk dalam negeri tidak dapat terelakkan lagi. Ini memacu semangat perokonomian di Indonesia untuk dapat bersaing dengan produk China.

Keuntungan keempat adalah banyak modal dan teknologi yang lebih baik, maksudnya adalah banyak investor asing yang berinvestasi di Indonesia sehingga investasi itu dapat dijadikan modal dan menjadikan teknologi di Indonesia lebih baik untuk bersaing dengan China. Kelima adalah menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi, maksudnya adalah dana dari luar negeri dan dari investor-investor asing dapat dijadikan dana atau modal yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia sehingga dapat beesaing dengan produk China.

Jadi, dengan adanya perdagangan bebas ini, Indonesia harus cepat bertindak agar tidak kalah saing dari produk China yang telah merajalela di Indonesia. Selain itu, dengan adanya perdagangan bebas antara Asia dan China, perekonomian di Indonesia semakin meningkat dengan produksi dalam megeri yang meningkat, kesejahteraan rakyat yang meningkat, pasar yang semakin meluas, modal yang banyak dan teknologi yang modern, dan peningkatan pembangunan ekonomi yang sangat pesat.

Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Globalisasi
http://anakatang.blogspot.com/2009/03/globalisasi-merupakan-hal-yang-sangat.html

Sabtu, 20 Februari 2010

KEBUDAYAAN ASAL JAKARTA



Kebudayaan asal Jakarta merupakan kebudayaan asli dan alami yang tercipta dari hasil karya masyarakat di Jakarta. Di Jakarta terdapat berbagai macam budaya diantaranya suku betawi, seni tari, seni musik, alat musik, lagu-lagu, dan tempat-tempat wisata di Jakarta. Suku betawi berasal dari hasil perkwainan antar etnis dan bangsa di masa lalu. Suku betawi merupakan keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia. Suku betawi menyatakan suku asli yang menghuni daerah Jakarta. Bahasa betawi merupakan pencampuran bahasa berbagai macam kebudayaan, baik yang berasal dari daerah-daerah lain di Nusantara maupun yang berasal dari daerah asing.


Selain suku betawi, kebudayaan Jakarta lainya adalah banyaknya seni musik dan seni tari yang berasal dari daerah Jakarta. Musik tradisional maupun modern di Jakarta menggambarkan perpaduan antarbudaya dan etnis. Pengaruh dari luar Indonesia berasal dari Belanda, Republik Rakyat Cina, Portugis, Arab dan India. Seni musik yang berasal dari Jakarta adalah gambang kromong, tombon, terompet tradisional, rebab, rebana, kroncong tugu, tanjidor, dan lenong betawi. Selain seni musik terdapat juga seni tari yaitu tari jaipong. Senjata daerah asal Jakarta adalah bendo atau golok yang sarungnya terbuat dari kayu. Tokoh-tokoh asal betawi juga termasuk dalam kebudayaan sejarah Kota Jakarta seperti Benyamin Sueb, Muhammad Husni Thamrin, dll. Selain seni musik dan seni tari, terdapat lagu asal daerah Jakarta yaitu Jali-Jali dan juga yang menjadi ikon di Jakarta adalah Ondel-Ondel.



Banyak kebudayaan dan sejarah asal Jakarta yang dituangkan lewat pemabngunan-pembangunan museum seperti museum gajah, musem Fatahillah, monumen Nasional, dll. Banyak tempat-tempat pariwisata di Jakarta seperti Puncak, TMII, Pulau Seribu, Kebun Binatang Ragunan, Kota Tua Jakarta, Bundaran HI, dll yang berfungsi sebagai tempat kebudayaan dan tempat rekreasi asal Jakarta. Makanan merupakan ciri khas kota Jakarta yang berasal dari Jakarta seperti kerak telor, dan soto betawi yang mudah dijangkau di Jakarta.

Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Betawi
http://www.my-indonesia.info/page.php?ic=1197&id=1461
http://id.wikipedia.org/wiki/Daerah_Khusus_Ibukota_Jakarta

Sabtu, 13 Februari 2010

Kebanggaan Menjadi Bangsa Indonesia

Gambar 1. Peta Indonesia

Indonesia merupakan negara kesatuan yang menjunjung tinggi semua nilai-nilai yang mencakup semua bidang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara . Nilai-nilai kehidupan itu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri yang dimiliki Indonesia. Nilai-nilai itu terdapat pada unsur demokrasi, pancasila, UUD, kekayaan alam, dan bermacam-macam kebudayaan di Indonesia. Demokrasi merupakan suatu metode atau mekanisme sistem pemerintahan pada suatu negara untuk mewujudkan kedaulatan rakyat. Dengan demokrasi, Indonesia menjadi negara yang jauh lebih maju dari sebelumnya. Demokrasi merupakan tonggak lahirnya era reformasi atau yang lebih kita kenal dengan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Demokrasi membawa rakyat untuk memiliki kebebasan dalam memilih kebijakan yang akan dilakukan pemerintah. Sehingga walaupun suatu negara dikepalai oleh seorang presiden, namun tetap saja keputusan berada ditangan rakyat. Ini merupakan suatu kebanggan dimana Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki populasi paling besar dalam suatu negara. Karena rakyat tidak hanya menjadi penerima keputusan tapi rakyat menjadi pengambil keputusan terhadap kebijakan yang akan diambil pemerintah.

Gambar 2. Garuda Pancasila


Selain demokrasi, Indonesia memiliki Pancasila sebagai ideologi nasional. Pancasila merupakan dasar negara dan pedoman hidup bagi setiap warga negara Indonesia. Dalam Pancasila terdapat 5 butir pedoman yang harus dijalankan semua insan manusia di Indonesia. Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Kedua, Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab. Ketiga, Persatuan Indonesia. Keempat, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila sebagai ideologi nasional bangsa terbukti mampu menyatukan bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, budaya, dan agama. Meskipun pelaksanaannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak selalu berhasil, penyempurnaan pemahaman atas nilai-nilai Pancasila terus dilakukan. Pancasila dapat menjadi penghubung dan pemersatu antar berbagai kelompok bangsa dengan landasan Bhinneka Tunggal Ika dengan arti berbeda-beda tetapi tetap satu. Hal ini menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi Indonesia karena dengan Pancasila, Indonesia membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang damai dan selaras.


Selain demokrasi dan pancasila, Undang-Undang Dasar juga merupakan suatu kebanggaan yang dimiliki Indonesia. UUD bukanlah hokum biasa, karena merupakan sumber hukum dari segala hukum. Fungsi UUD adalah mengatur bagaimana kekuasaan negara disusun, dibagi, dan dilaksanakan pada tiap-tiap bidang serta menentukan dengan jelas apa yang menjadi hak dan kewajiban negara, aparat negara, dan warga negara. Dalam UUD, semuanya telah ditentukan hak dan kewajibannya sehingga semua aturan dapat dijalankan sebaik-baiknya. Tanpa UUD, masyarakat Indonesia akan bingung karena apa yang harus dilakukan masyarakat itu sendiri tanpa mengetahui tujuan mereka. Jadi, UUD di Indonesia merupakan suatu hal yang dipatuhi dengan sebaik-baiknya.



Kekayaan alam di Indonesia merupakan suatu nikmat yang sangat besar yang diberikan Tuhan YME kepada Indonesia. Potensi kekayaan alam di Indonesia sangat besar sekali antara lain bahan bakar minyak, perkebunan, kekayaan hutan, kelautan, emas dan barang-barang tambang lainnya. Selain itu, Indonesia merupakan salah satu dari tujuh negara yang dikenal sebagai pusat konsentrasi keanekaragaman hayati dunia. Ini merupakan suatu kebanggaan yang dimiliki Indonesia karena tanpa adanya kekayaan alam, Indonesia akan selalu mempunyai ketergantungan terhadap negara lain.



Disisi lain, kebudayaan juga merupakan kebanggaan yang nilainya tidak terbatas. Sesuai dengan arti Bhinneka Tunggal Ika yaitu walaupun budaya kita berbeda-beda tetapi kita tetap satu. Kebudayaan merupakan kebiasaan manusia dan masyarakatnya yang timbul menjadi budaya yang berbeda-beda dan itu tidak menurunkan sikap nasionalisme terhadap Indonesia.
Indonesia memiliki banyak kebanggaan yang tidak hanya berasal dari satu unsur saja, tetapi dari semua unsur terdapat banyak kebanggaan yang seluruhnya menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang disegani di seluruh dunia. Jadi, berbanggalah menjadi bangsa Indonesia!!!

Daftar Pustaka:
http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi
http://enikkirei.multiply.com/journal/item/6/Demokrasi_Pancasila_Deskripsi_Konsep_Demokrasi_di_Indonesia_pada_Masa_Republik_Indonesia_III
http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Pancasila
http://www.indonesia.go.id/id/index.php?option=com_content&task=view&id=7908&Itemid=717
http://74.125.153.132/search?q=cache:71o-k3q1MkwJ:gatot_sby.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/11059/Bab3psPP.ppt+Makna+Undang+Undang+Dasar+1945&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id
http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&task=view&id=1194
http://mapar-mapar.blogspot.com/2009/03/kekayaan-alam-indonesia.html
http://budaya-indonesia.org/iaci/M0710-2008:_MAKNA_BUDAYA_INDONESIA

Minggu, 27 Desember 2009

PENGARUH GENERATOR LISTRIK DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Jurnal Softskill Mata Kuliah Teknik Tenaga Listrik
Nama : Denny Sindi Pratama
NPM : 30408263
Kelas : 2 ID 01
Mata Kuliah : Teknik Tenaga Listrik

PENGARUH GENERATOR LISTRIK DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Denny Sindi Pratama
Universitas Gunadarma, Jakarta
Email : densi_li@yahoo.com

Astraksi: Paper ini berkaitan dengan pengaruh generator listrik dalam kehidupan sehari-hari. Dimana generator menjadi salah satu sumber energi listrik pada semua bidang. Khususnya dibidang kelistrikan dan umumnya di semua bidang. Generator listrik adalah sebuah alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanikal, biasanya dengan menggunakan induksi elektromagnetik. Proses ini dikenal sebagai pembangkit listrik. Prinsip kerja generator menggunakan prinsip induksi. Generator mendorong muatan listrik untuk bergerak melalui sebuah sirkuit listrik eksternal, tapi generator tidak menciptakan listrik yang sudah ada di dalam kabel lilitannya. Sumber enegi mekanik bisa berupa resiprokat maupun turbin mesin uap, air yang jatuh melakui sebuah turbin maupun kincir air, mesin pembakaran dalam, turbin angin, engkol tangan, energi surya atau matahari, udara yang dimampatkan, atau apapun sumber energi mekanik yang lain. Pada generator terdapat arus searah dan arus bolak balik.


Kata Kunci : Generator, Resistansi Dan Reaktansi., Arus Searah Dan Arus Bolak-Balik


I. Pendahuluan

Pemakaian generator pada semua bidang sangat diperlukan karena sebagai sumber energi listrik. Dimana generator menjadi salah satu pembangkit listrik yang mudah untuk digunakan. Generator dikenal sebagai pembangkit listrik walau generator dan motor punya banyak kesamaan, tapi motor adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Generator mendorong muatan listrik untuk bergerak melalui sebuah sirkuit listrik eksternal, tapi generator tidak menciptakan listrik yang sudah ada di dalam kabel lilitannya. Intinya, Generator menghasilkan listrik dimana kita ketahui bahwa listrik merupakan bentuk energi sekunder yang paling praktis penggunaannya oleh manusia, di mana listrik dihasilkan dari proses konversi energi sumber energi primer seperti batu bara, minyak bumi, gas, panas bumi, potensial air dan energi angin. Pada generator terdapat arus bolak balik dan arus searah. Arus bolak balik terjadi karena disearahkan melalui medium komutator dan sikat-sikat., sedangkan generator a-c tidak mempunyai penyearah dan menyalurkan energi listrik bolak-balik (a-c) pada bebannya. Sedangkan, arus searah terjadi karena karena frekuensi dari pembangkitan emf tergantung dari kecepatannya. Hal ini biasanya menunjuk kepada kecepatan sinkron, untuk alasan ini mesin ini sering disebut alternator sinkron atau generator sinkron. Mengingat aksi dari generator tergantung dari gerak relative konduktor berkenaan dengan kekuatan dari saluran, ini harus jelas bahwa mungkin untuk membangun alternator dengan medan yang tetap dan menggerakkan armature atau dengan armature yang tetap dan medan medan yang bergerak.



Gambar 1. Generator Abad 20 Awal.


Pada 1831-1832 Michael Faraday menemukan bahwa perbedaan potensial dihasilkan antara ujung-ujung konduktor listrik yang bergerak tegak lurus terhadap medan magnet. Dia membuat generator elektromagnetik pertama berdasarkan efek ini, menggunakan cakram tembaga yang berputar antara kutub magnet tapal kuda. Proses ini menghasilkan arus searah yang kecil. Desain alat yang dijuluki ‘cakram Faraday’ itu tidak efisien dikarenakan oleh aliran arus listrik yang arahnya berlawanan di bagian cakram yang tidak terkena pengaruh medan magnet. Arus yang diinduksi langsung di bawah magnet akan mengalir kembali ke bagian cakram di luar pengaruh medan magnet. Arus balik itu membatasi tenaga yang dialirkan ke kawat penghantar dan menginduksi panas yang dihasilkan cakram tembaga. Generator homopolar yang dikembangkan selanjutnya menyelesaikan permasalahan ini dengan menggunakan sejumlah magnet yang disusun mengelilingi tepi cakram untuk mempertahankan efek medan magnet yang stabil. Kelemahan yang lain adalah amat kecilnya tegangan listrik yang dihasilkan alat ini, dikarenakan jalur arus tunggal yang melalui fluks magnetik.


Gambar 2. Cakram Faraday




Pada Gambar 2 mengilustrasikan sebuah cakram yang dibuat oleh faraday untuk mencoba menghasilkan sumber energi listrik. Salah satu pengembangan yang berhasil ditemukan setelah menggunakan cakram adalah dinamo. Dinamo adalah generator listrik pertama yang mampu mengantarkan tenaga untuk industri, dan masih merupakan generator terpenting yang digunakan pada abad 21. Dinamo menggunakan prinsip elektromagnetisme untuk mengubah putaran mekanik menjadi listrik arus bolak-balik.
Dinamo pertama berdasarkan prinsip Faraday dibuat pada 1832 oleh Hippolyte Pixii, seorang pembuat alat Prancis. Alat ini menggunakan magnet permanen yang diputar oleh sebuah "crank". Magnet yang berputar diletakaan sedemikian rupa sehingga kutub utara dan selatannya melewati sebongkah besi yang dibungkus dengan kawat. Pixii menemukan bahwa magnet yang berputar memproduksi sebuah pulsa arus di kawat setiap kali sebuah kutub melewati "coil". Lebih jauh lagi, kutub utara dan selatan magnet menginduksi arus di arah yang berlawanan. Dengan menambah sebuah komutator, Pixii dapat mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah [1].


Gambar 3. Dinamo


Dinamo berfungsi sebagai sumber energi listrik dalam kehidupan sehari-hari. Misal, pada kipas angin, sepeda motor listrik, dll.


II. Generator Arus Searah

Prinsip Kerja Generator Searah
Prinsip kerja suatu generator arus searah berdasarkan hukum Faraday :

e = - N dΦ/ dt

dimana : N : jumlah lilitan
Φ : fluksi magnet
e : Tegangan imbas, ggl(gaya gerak listrik)
Dengan lain perkataan, apabila suau konduktor memotong garis-garis fluksi magnetik yang berubah-ubah, maka ggl akan dibangkitkan dalam konduktor itu.
Jadi syarat untuk dapat dibangkitkan ggl adalah :
- harus ada konduktor ( hantaran kawat )
- harus ada medan magnetik
- harus ada gerak atau perputaran dari konduktor dalam medan, atau ada fluksi yang berubah yang memotong konduktor itu.

Untuk menentukan arah arus pada setiap saat, berlaku pada kaidah tangan kanan :
- ibu jari : gerak perputaran
- jari telunjuk:medan magnetik kutub u dan s
- jari tengah : besaran galvanis tegangan U dan arus I

Untuk perolehan arus searah dari tegangan bolak balik, meskipun tujuan utamanya adalah pemabngkitan tegangan searah, tamopak bahwa tegangan kecepatan yang dibangkitkan pada kumparan jangkar merupakan tegangan bolak-balik. Bentuk gelombang yng berubah-ubah tersebut karenanya harus disearahkan.
Untuk mendapatkan arus searah dari arus bolak balik dengan menggunakan
- saklar
- komutator
- dioda

► Sistem Saklar
Saklar berfungsi untuk menghubung-singkatkan ujung-ujung kumparan. Prinsip kerjanya adalah sebagai berikut :
Bila kumparan jangkar berputar, maka pada kedua ujung kumparan akan timbul tegangan yang sinusoida. Bila setengan periode tegangan positif saklar di huybungkan, maka tegangan menjadi nol. Dan bila sakalar dibuka lagi akan timbul lagi tegangan. Begitu seterusnya setiap setenganh periode tegangan saklar dihubungkan, maka akan di hailkan tegangan searah gelombang penuh.

► Sistem Komutator
Komutator brfungsi sebagai saklar, yaitu untuk menghubung singkatkan kumparan jangkar. Komutator berupa cincin belah yang dipasang pada ujung kumparan jangkar. Bila kumparan jangkar berputar, maka cincin belah ikut berputar. Karena kumparan berada dalam medan magnet, akan timbul tegangna bolak balik sinusoidal.
Bila kumparan telah berputar setengah putaran, sikat akan menutup celah cincin sehingga tegangan menjadi nol. Karena cincin berputar terus, maka celah akan terbuka lagi dan timbul tegangan lagi. Bila perioda tegangan sama dengan perioda perputaran cincin, tegangan yang timbul adalah tegangan arus searah gelombang penuh.



Gambar 3. Efek Komutasi



► Sistem Dioda
Dioda adalah komponen pasif yang mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
- Bila diberi prasikap maju (forward bias) bisa dialiri arus.
- Bila diberi prasikap balik (reverse bias) dioda tidak akan dialiri arus.
Berdasrakan bentuk gelombang yang dihasilkan, dioda dibagi dalam:
- Half wave rectifier (penyearah setengah gelombang)
- Full wave rectifier (penyearah satu gelombang penuh)

KARAKTERISTIK GENERATOR ARUS SEARAH
Medan magnet pada generator dapat dibangkitkan dengan dua cara yaitu :
- dengan magnet permanen
- dengan magnet remanen

Generator listrik dengan magnet permanen sering juga disebut magneto dynamo. Karena banyak kekurangannya, maka sekarang jarang digunakan. Sedangkan generator dengan magnet remanen menggunakan medan magnet listrik, mempunyai kelebihan-kelebihan yaitu :
- Medan magnet yang dibangkitkan dapat diatur
Pada generator arus searah berlaku hubungan-hubungan sebagai berikut :

Ea = Φ z n P / 60 a Volt

Dimana:
Ea = ggl yang dibangkitkan pada jangkar generator
Φ = fluks per kutub
z = jumlah penghantar total
n = kecepatan putar
a = jumlah hubungan pararel

Bila zP/60a = c(konstanta), maka :

Ea = cnΦ Volt

Berdasarkan cara memberikan fluks pada kumparan medannya, generator arus searah dapat dikelompokkan menjadi 2 yaitu:

1. Generator berpenguatan bebas
Generator tipe penguat bebas dan terpisah adalah generator yang lilitan medannya dapat dihubungkan ke sumber dc yang secara listrik tidak tergantung dari mesin.
Tegangan searah yang dipasangkan pada kumparan medan yang mempunyai tahanan Rf akan menghasilkan arus If dan menimbulkan fluks pada kedua kutub. Tegangan induksi akan dibangkitkan pada generator.


Jika generator dihubungkan dengan beban, dan Ra adalah tahanan dalam generator, maka hubungan yang dapat dinyatakan adalah:
Vf = If Rf
Ea = Vt + Ia Ra

Besaran yang mempengaruhi kerja dari generator :
- Tegangan jepit (V)
- Arus eksitasi (penguatan)
- Arus jangkar (Ia)
- Kecepatan putar (n)

2. Generator berpenguatan sendiri
(a) Generator searah seri




Vt = Ia Ra
Ea = Ia (Ra + Rf) + Vt + Vsi

(b) Generator Shunt



Vt = If Rf
Ea = Ia Ra + Vt + Vsi

Pada generator shunt, untuk mendapatkan penguatan sendiri diperlukan :
- Adanya sisa magnetik pada sistem penguat
- Hubungan dari rangkaian medan pada jangkar harus sedemikian, hingga arah medan yang terjadi, memperkuat medan yang sudah ada.

Mesin shunt akan gagal membangkitkan tegangannya kalau:
- Sisa magnetik tidak ada.Misal: pada mesin-mesin baru. Sehingga cara memberikan sisa magnetik adalah pada generator shunt dirubah menjadi generator berpenguatan bebas atau pada generator dipasang pada sumber arus searah, dan dijalankan sebagai motor shunt dengan polaritas sikat-sikat dan perputaran nominal
- Hubungan medan terbalik, karena generator diputar oleh arah yang salah dan dijalanksalahan, sehingga /’;[p-0arus medan tidak memperbesar nilai fluksi. Untuk memperbaikinya dengan hubungan-hubungan perlu diubah dan diberi kembali sisa magnetik, seperti cara untuk memberikan sisa magnetik
- Tahanan rangkaian penguat terlalu besar. Hal ini terjadi misalnya pada hubungan terbuka dalam rangkaian medan, hingga Rf tidak berhingga atau tahanan kontak sikat terlalu besar atau komutator kotor.

3. Generator kompon
Generator kompon merupakan gabungan dari generator shunt dan generator seri, yang dilengkapi dengan kumparan shunt dan seri dengan sifat yang dimiliki merupakan gabungan dari keduanya. Generator kompon bisa dihubungkan sebagai kompon pendek atau dalam kompon panjang. Perbedaan dari kedua hubungan ini hampir tidak ada, karena tahanan kumparan seri kecil, sehingga tegangan drop pada kumparan ini ditinjau dari dari tegangan terminal kecil sekali dan terpengaruh.
Biasanya kumparan seri dihubungkan sedemikian rupa, sehingga kumparan seri ini membantu kumparan shunt, yakni MMF nya searah. Bila generator ini dihubungkan seperti itu, maka dikatakan generator itu mempunyai kumparan kompon bantu.
Mesin yang mempunyai kumparan seri melawan medan shunt disebut kompon lawan dan ini biasanya digunakan untuk motor atau generator-generator khusus seperti untuk mesin las. Dalam hubungan kompon bantu yang mempunyai peranan utama ialah kumparan shunt dan kumparan seri dirancang untuk kompensasi MMF akibat reaksi jangkar dan juga tegangan drop di jangkar pada range beban tertentu. Ini mengakibatkan tegangan generator akan diatur secara otomatis pasa satu range beban tertentu [2].

(a) Kompon panjang



Ia = If1 = IL + If2
Ea = Vt + Ia(Ra + Rf1) + Vsi

(b) Kompon pendek




Ia = If1 + If2 = IL + If2
Ea = Vt + ILRf1 + IaRa + Vsi

III. Generator Arus Bolak-Balik
Generator a-c dan generator d-c adalah sama dalam satu hal yang penting, kedua-duanya membangkitkan emfs. Pada generator d-c, tegangan bolak-balik disearahkan melalui medium komutator dan sikat-sikat., sedangkan generator a-c tidak mempunyai penyearah dan menyalurkan energi listrik bolak-balik (a-c) pada bebannya. Dalam kenyataan, sungguh mungkin untuk menggunakan generator d-c sebagai generator a-c dengan mengganti sepasang ring kolektor pada batang dan menghubungkan ring ini pada titik yang tepat pada belitan armature.
Generator a-c biasanya disebut alternators. Tetapi tidak seperti generator d-c, generator a-c harus dijalankan pada kecepatan yang konstan karena frekuensi dari pembangkitan emf tergantung dari kecepatannya. Hal ini biasanya menunjuk kepada kecepatan sinkron, untuk alasan ini mesin ini sering disebut alternator sinkron atau generator sinkron. Mengingat aksi dari generator tergantung dari gerak relative konduktor berkenaan dengan kekuatan dari saluran, ini harus jelas bahwa mungkin untuk membangun alternator dengan medan yang tetap dan menggerakkan armature atau dengan armature yang tetap dan medan medan yang bergerak. Dalam praktek, armature yang tetap dan medan magnet yang bergerak dipilih untuk beberapa alasan :
1. Belitan armature lebih komplek daripada medan dan disusun lebih mudah pada susunan yang tetap.
2. Belitan armature dapat dikuatkan denagn aman dalam frame yang keras.
3. Mudah untuk mengisolasi dan mengamankan belitan armature tegangan tinggi pada alternator.
4. Belitan armature didinginkan lebih cepat karena inti stator dapat dibuat lebih luas dan dengan lebih banyak aliran udara atau saluran pendinginan untuk memaksa sirkulasi udara.
5. Medan tegangan rendah dapat dibuat untuk efisiensi operasi kecepatan tinggi.


Pada umumnya, alternator dibuat dalam ukuran yang besar daripada generator d-c, komutator adalah faktor serius yang membatasi dalam perencanaan mesin d-c yang besar. Tiga macam tipe dari prime movers untuk alternator adalah turbin uap, mesin uap, dan water-wheel, dan seperti yang disebutkan diatas mekanik tenaga biasanya diterapkan pada rotor. Gambar 1 menunjukkan potongan sebuah water-wheel generator dengan kapasitas kurang lebih 3,000kw untuk operasi pada kecepatan sedang. Perhatian yang cermat pada gambar akan membuat jelas bagaimana armature dan medan disusun, bagaimana generator exciter d-c yang kecil diatas “feeds” arus searah pada medan yang berputar melalui cincin kolektor, dan bagaimana ukuran yang beasr dari stator dan rotor didukung dengan pondasi beton yang kuat .


Gambar 4. Generator Arus Bolak-Balik

Gambar 4 menunjukkan potongan dari turbin uap untuk operasi kecepatan tinggi. Yang terutama rotor yang panjang, beberapa belitan armature, insulator tegangan tinggi pada bagian bawah , dan dua generator d-c exciter di bagian kiri. Stator dari alternator terdiri dari laminasi, lubang, inti magnet besi yang baik dan belitan armature ditempatkan di dalam lubang seperti yang dilakukan di generator d-c.

Gambar 5. Alternator

Frekuensi generator a-c. Sebagai kutub dari dua kutub alternator yang berputar, pembangkitan emf di belitan armature berubah arah setiap setengan putaran. Oleh karena itu lengkap satu pulsa positif dan negatif, satu siklus, akan terjadi dalam satu putaran. Ini diikuti, kemudian, bahwa frekuensi dalam satu siklus per detik tergantung langsung pada jumlah dari putaran perdetik (rpm/60) yang dibuat oleh medan. Selain itu, jika generator adalah multi kutub, misal, jika generator memiliki empat, enam, delapan atau lebih banyak kutub lagi, kemudian frekuaensi perputarannya akan berturut-turut dua, tiga, empat atau lebih. Atau, menganggapnya lebih umum, frekuensi perputarannya adalah sama dengan jumlah pasangan dari kutub. Mengkombinasikan kedua kenyataan tersebut dalam sebuah pernyataan, ini harus jelas bahwa frekuensi dari emf pada alternator proportional untuk:
1. kecepatan dalam putaran per detik (rpm/60)
2. jumlah dari pasangan kutub, P/2hubungannya dapat ditulis dalam bentuk persamaan:

f = (P/2) X (rpm/60) = (P X rpm) /120

Medan yang berputar. Struktur medan pada dasarnya terdiri dari kumpulan dari inti kutub yang terlaminasi di sekelilingnya dimana diletakkan belitan eksitasi. Masing-masing laminasi mempunyai bentuk kira-kira seperti yang ditunjukkan pada gambar 6.


Gambar 6. Tipe laminasi untuk kutub dari alternator

Permukaan luar dari kutub hampir diikuti permukaan silinder bagian dalam dari inti stator, sementara bagian dalam mempunyai sambungan dari besi terdiri dari bagian-bagian yang dimasukkan ke celah-celah yang pas dimasukkan pada wedge-shaped recess in the projecting spider . Untuk kecepatan tinggi turboalternator, strukture medan tidak mempunyai kutub yang diproyeksikan. Malahan, inti berlubang dibuat dari beberapa seksi besi tempa , cakram yang kerasdipotong dari besi tempa.Tipe spiral dari belitan medan diletakkan melingkar atau paralel dengan lubang. Belitan medan biasanya dibuat untuk dihubungkan dengan sumber d-c 115 atau 230 volt, tegangan tersebut masing-masing disuplai oleh generator d-c .

Stator
Stator dari alternator terdiri dari inti besi berlubang yang berlaminasi untuk menerima belitan armature. Jumlah dari lubang biasanya adalah belitan polyphase simetrik (3 phasa) dapat digunakan. Demikian sebuah belitan adalah mungkin jika jumlah dari lubang dibagai oleh waktu phasa kutub adalah bilangan bulat. Dalam kecepatan rendah diameter mesin yang besar yang mempunyai banyak kutub, panjang aksial dari inti adalah terhitung pendek. Sejak mesin terbuka penuh, pendinginan adalah mudah dan efektif. Pada mesin kecepatan tinggi dari tipe generator turbo, yang mana dua atau empat kutub digunakan. Sejak pendinginan sendiri tidak akan memuaskan, begitu alternator sepenuhnya tertutup, agar volume yang besar dari udara dipaksa untuk melaluinya. Ini menarik untuk dicatat bahwa kecepatan udara setinggi 3,000 kaki per detik, kira-kira 35 mil per jam, digunakan untuk menjaga suhu yang dicapai oleh generator turun pada nilai yang diinginkan. Juga, untuk tujuan menyediakan secukupnya saluran udara sehingga volume yang besar siap dipaksa melaluinya
Tegangan dibangkitkan di belitan armature dari alternator biasanya lebih tinggi dari generator d-c, tegangan 2.300, 4.600, 6.600 dan 13.200 adalah cukup umum. Dengan jelas, bahan penyekat yang sama yang digunakan di belitan armature d-c tidak akan memuaskan pada belitan armature a-c tegangan tinggi. Juga, suhu yang tinggi tidak diijinkan pada mesin a-c. Sejak mica adalah bahan yang dapat diandalkan yang akan menahan tegangan tinggi dan suhu tinggi, ini umumnya digunakan. Bahan ini diberi perawatan khusus untuk mengatasi sifat mekanik yang rendah.
Pembangkitan tegangan dalam alternator. Hukum dasar dari aksi pembangkitan mungkin dapat dinyatakan sebagai berikut:”rata-rata I volt dibangkitkan dalam satu lilitan dari kawat jika fluks yang melalui lilitan berubah dalam kisaran 100,000,000 maxwells per detik. Pada gambar 4 satu lilitan penuh dari kawat ditunjukkan mengelilingi kutub utara. Diasumsikan bahwa kutub ini menghasilkan 10,000,000 maxwells. Diasumsikan lebih lanjut bahwa lilitan dari kawat digerakkan posisinya seperti gambar 4b dalam 1 detik; disini fluks bersih melalui kumparan adalah nol, karena 50% fluks dari kutub utara menetralkan 50% fluks dari kutub selatan. Oleh karena itu tegangan rata-rata yang dibangkitkan dalam kumparan pada satu lilitan akan bernilai 1 volt. Dan bentuk persamaanya adalah :

Eav = (N. Φ / t) X 10 e-8 volts

Dimana Eav = rata-rata tegangan yang dibangkitkan
N = jumlah lilitan kumparan
Φ = fluks per kutub
t = waktu, detik


Gambar 7. (a) maksimum fluks yang melalui kumparan (b) fluks nol yang melalui kumparanGambar 7

Menunjuk kembali pada Gambar 6, disana ada perubahan fluks dari maxwells yang melalui kumparan sebagaimana gerakan terakhir jaraknya sama setengah dari celah kutub atu lebih spesifik, jarak kumparan harus bergerak untuk membangkitkan seperempat dari siklus tegangan. Sejak satu siklus terjadi dalam 1/f detik, waktu yang tersisa untuk ¼ atau siklus akan menjadi 1/4f detik. Oleh karena itu, ketika 1/4f disubtitusikan untuk t pada persamaan (1), persamaan akan menjadi

Eav = (N.Φ(1/4f)) X 10 e-8 = 4fNΦ x 10 e-8 volts (2)

Persamaan (2) adalah cukup umum dan dapat diaplikasikan untuk semua alternator tanpa memperhatikan distribus kepadatan fluks di bawah kutub. Bagaimanapun, jika alternator di rancang bahwa penyebaran kepadatan fluks adalah sinusoidal . Nilai effektif dari tegangan, biasanya digunakan simbol E , demikian persamaannya

E = 4.44fNΦ x 10e-8 volts (3)

Jika distribusi kepadatan fluks bukan fungsi sinus, tegangan effektif akan berbeda sedikit dari nilai yang dihasilkan pada persamaan (3).

Belitan armature untuk alternator. Tipe dari belitan yang banyak digunakan dalam alternator adalah cukup serupa dengan d-c lap winding. Pada armature d-c , ini akan diingat lagi, kumparan dihubungkan bersama pada komutator: dalam armature a-c kumparan dihubungkan bersama dengan hanya menghubungkan ujung kumparan yang tepat pada rangkaian yang benar. Dua penyusunan umum dari kumparan yang dipakai:
1. setengah kumparan
2. seluruh kumparan

Dalam susunan setengah kumparan, ada setengah dari banyak kumparan, masing-masing dengan dua kali banyak lilitan, sebagaimana dalam susunan seluruh kumparan, untuk fasa tegangan yang sama

Kebanyakan alternator digunakan untuk operasi 3 phasa, misal:ada tiga kumparan yang berbeda dan independent dalam lubang inti stator yang dipisahkan dengan 120 electrical degrees. Dalam praktek, tiga phasa biasanya dihubungkan untuk membentuk hubungan bintang ayau hubungan delta. (Bintang Y, dan delta ▲) [3].


IV. Fungsi & Prinsip Kerja Generator

Secara umum fungsi generator adalah untuk mensuplai arus pada sistem kelistrikan. Proses pembangkitan listrik pada generator menggunakan prinsip induksi yaitu apabila terjadi perpotongan medan magnet dengan penghantar, maka pada penghantar akan timbul gaya gerak listrik.Generator AC disebut juga Alternator.Altenator dapat mensuplai arus bukan hanyapada kecepatan tinggi tetapi juga pada putaranidle. Kerja sebuah alternator persis sepertigenerator DC, yang membedakan keduany aadalah konstruksi.

Pada alternator medan magnet berputar, Penghantar diam, sedangkan padagenerator medan diam, penghantar berputar.Pada alternator, kumparan penghantar dipasangpada rangka yang disebut stator. Medan magnetdisebut rotor, bergerak ditengah stator. Statorterdiri dari konduktor yang dililitkan dengan jumlah yang lebih banyak, hal ini memungkinkan diperoleh induksi listrik yanglebih besar (dapat menghasilkan tegangan yang mencukupi pada putaran rendah). Untuk lebihlebih jelasnya, proses kerja alternator, seperti pada gambar.


Gambar 8. Proses Kerja Alternator


Sistem Starter Generator
Untuk menghidupkan mesin diperlukantenaga dari luar yang dapat memutarkan poros engkol sampai terjadi pembakaran dan mesinbekerja. Tenaga luar inilah yang harus dihasilkanmotor stater. Gambar di bawah memperlihatkan mekanisme sistem starter generator hampir sama dengan starter sebuah mobil.


Gambar 9. Sistem Starter Generator


Mekanisme sistem starter Prinsip Kerja Motor Starter adalah mengubah energi listrik dari baterai menjadienergi mekanik berupa putaran pinion gear pada motor starter. Pada saat mesin start, putaran pinion gear ini dipindahkan ke ring gear yang terpasang pada bagian luar fly wheel, sehingga fly wheel bersama poros engkol berputar. Bilamesin sudah hidup, tenaga putar motor starter tidak diperlukan lagi, perkaitan antara piniongear dan ring gear harus dilepas. Ini terjad isecara otomatis ketika switch motor starter off [4].


V. Kesimpulan

1. Kehadiran generator dalam kehidupan sehari-hari memberikan kemudahan disemua bidang untuk memperoleh sumber energi listrik.
2. Arus searah dan arus bolak-balik dapat digunakan pada generator untuk semua bidang tergantung situasi dan kondisi tertentu.
3. Banyak variasi generator yang dapat disunakan untuk memperoleh sumber energi listrik tergantung situasi dan kondisi tertentu.
4. Prinsip kerja generator menggunakan prinsip induksi yang berfungsi sebagai penyuplai arus pada sistem kelistrikan.



Daftar Pustaka

[1] http://www.wikipedia.org/. 2009. generator listrik. wikipedia: Jakarta.
[2] http://www.homepagez.com/. 2009. generator arus searah. google: Jakarta.
[3] http://www.homepagez.com/. 2009. generator ac. google:Jakarta.
[4] http://www.ittelkom.ac.id/. 2009. catu daya dan generator. google:Jakarta.

Senin, 14 Desember 2009

TRANSFORMATOR

Transformator atau trafo adalah komponen elektromagnet yang dapat mengubah taraf suatu tegangan AC ke taraf yang lain. Umumnya, Transformator adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari satu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik yang lain, melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi-elektromagnet. Transformator digunakan secara luas, baik dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Penggunaan transformator dalam sistem tenaga memungkinkan terpilihnya tegangan yang sesuai ,dan ekonomis untuk tiap-tiap keperluan misalnya kebutuhan akan tegangan tinggi dalam pengiriman daya listrik jarak jauh.
Dalam bidang elektronika, transformator digunakan antara lain sebagai gandengan impedansi antara sumber dan beban, untuk memisahkan satu rangkain dari rangkaian yang lain, dan untuk menghambat arus searah sambil tetap melakukan atau mengalirkan arus bolak-balik antara rangkaian.

Fluks pada transformator
Rumus untuk fluks magnet yang ditimbulkan lilitan primer adalah δΦ = Є x δt dan rumus untuk GGL induksi yang terjadi di lilitan sekunder adalah Є = N x δΦ / δt.
Karena kedua kumparan dihubungkan dengan fluks yang sama, maka δΦ/ δt = Vp / Np = Vs / Ns dimana dengan menyusun ulang persamaan akan didapat Vp / Vs = Np / Ns sedemikian hingga Vp x Ip = Vs x Is. Dengan kata lain, hubungan antara tegangan primer dengan tegangan sekunder ditentukan oleh perbandingan jumlah lilitan primer dengan lilitan sekunder.

Kerugian dalam transformator
Perhitungan diatas hanya berlaku apabila kopling primer-sekunder sempurna dan tidak ada kerugian, tetapi dalam praktek terjadi beberapa kerugian yaitu:
1. Kerugian tembaga. Kerugian I2R dalam lilitan tembaga yang disebabkan oleh resistansi tembaga dan arus listrik yang mengalirinya.
2. Kerugian kopling. Kerugian yang terjadi karena kopling primer-sekunder tidak sempurna, sehingga tidak semua fluks magnet yang diinduksikan primer memotong lilitan sekunder. Kerugian ini dapat dikurangi dengan menggulung lilitan secara berlapis-lapis antara primer dan sekunder.
3. Kerugian kapasitas liar. Kerugian yang disebabkan oleh kapasitas liar yang terdapat pada lilitan-lilitan transformator. Kerugian ini sangat mempengaruhi efisiensi transformator untuk frekuensi tinggi. Kerugian ini dapat dikurangi dengan menggulung lilitan primer dan sekunder secara semi-acak (bank winding)
4. Kerugian histeresis. Kerugian yang terjadi ketika arus primer AC berbalik arah. Disebabkan karena inti transformator tidak dapat mengubah arah fluks magnetnya dengan seketika. Kerugian ini dapat dikurangi dengan menggunakan material inti reluktansi rendah.
5. Kerugian efek kulit. Sebagaimana konduktor lain yang dialiri arus bolak-balik, arus cenderung untuk mengalir pada permukaan konduktor. Hal ini memperbesar kerugian kapasitas dan juga menambah resistansi relatif lilitan. Kerugian ini dapat dikurang dengan menggunakan kawat Litz, yaitu kawat yang terdiri dari beberapa kawat kecil yang saling terisolasi. Untuk frekuensi radio digunakan kawat geronggong atau lembaran tipis tembaga sebagai ganti kawat biasa.
6. Kerugian arus eddy (arus olak). Kerugian yang disebabkan oleh GGL masukan yang menimbulkan arus dalam inti magnet yang melawan perubahan fluks magnet yang membangkitkan GGL. Karena adanya fluks magnet yang berubah-ubah, terjadi olakan fluks magnet pada material inti. Kerugian ini berkurang kalau digunakan inti berlapis-lapisan.

Efisiensi
Efisiensi transformator dapat diketahui dengan rumus η = (Po / Pi) x 100%. Karena adanya kerugian pada transformator. Maka efisiensi transformator tidak dapat mencapai 100%. Untuk transformator daya frekuensi rendah, efisiensi bisa mencapai 98%.

Jenis-jenis transformator
Transformator step-up adalah transformator yang memiliki lilitan sekunder lebih banyak daripada lilitan primer, sehingga berfungsi sebagai penaik tegangan. Transformator ini biasa ditemui pada pembangkit tenaga listrik sebagai penaik tegangan yang dihasilkan generator menjadi tegangan tinggi yang digunakan dalam transmisi jarak jauh.
Transformator step-down memiliki lilitan sekunder lebih sedikit daripada lilitan primer, sehingga berfungsi sebagai penurun tegangan. Transformator jenis ini sangat mudah ditemui, terutama dalam adaptor AC-DC.

Autotransformator
Transformator jenis ini hanya terdiri dari satu lilitan yang berlanjut secara listrik, dengan sadapan tengah. Dalam transformator ini, sebagian lilitan primer juga merupakan lilitan sekunder. Fasa arus dalam lilitan sekunder selalu berlawanan dengan arus primer, sehingga untuk tarif daya yang sama lilitan sekunder bisa dibuat dengan kawat yang lebih tipis dibandingkan transformator biasa. Keuntungan dari autotransformator adalah ukuran fisiknya yang kecil dan kerugian yang lebih rendah daripada jenis dua lilitan. Tetapi transformator jenis ini tidak dapat memberikan isolasi secara listrik antara lilitan primer dengan lilitan sekunder. Selain itu, autotransformator tidak dapat digunakan sebagai penaik tegangan lebih dari beberapa kali lipat (biasanya tidak lebih dari 1,5 kali).

Autotransformator variabel
Autotransformator variabel sebenarnya adalah autotransformator biasa yang sadapan tengahnya bisa diubah-ubah, memberikan perbandingan lilitan primer-sekunder yang berubah-ubah.

Transformator isolasi
Transformator isolasi memiliki lilitan sekunder yang berjumlah sama dengan lilitan primer, sehingga tegangan sekunder sama dengan tegangan primer. Tetapi pada beberapa desain, gulungan sekunder dibuat sedikit lebih banyak untuk mengkompensasi kerugian. Transformator seperti ini berfungsi sebagai isolasi antara dua kalang. Untuk penerapan ausio, transformator jenis ini telah banyak digantikan oleh kopling kapasitor.

Transformator pulsa
Transformator pulsa adalah transformator yang didesain khusus untuk memberikan keluaran gelombang pulsa. Transformator jenis ini menggunakan material inti yang cepat jenuh sehingga setelah arus primer mencapai titik tertentu, fluks magnet berhenti berubah. Karena GGL induksi pada lilitan sekunder hanya terbentuk jika terjadi perubahan fluks magnet, transformator hanya memberikan keluaran saat inti tidak jenuh, yaitu saat arus pada lilitan primer berbalik arah.

Transformator tiga fasa
Transformator tiga fasa sebenarnya adalah tiga transformator yang dihubungkan secara khusus satu sama lain. Lilitan primer biasanya dihubungkan secara bintang (Y) dan lilitan sekunder dihubungkan secara delta (Δ).

Prinsip Kerja Transformator
Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu: kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input, kumparan kedua (skunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.
Prinsip kerja dari sebuah transformator adalah sebagai berikut. Ketika Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, perubahan arus listrik pada kumparan primer menimbulkan medan magnet yang berubah. Medan magnet yang berubah diperkuat oleh adanya inti besi dan dihantarkan inti besi ke kumparan sekunder, sehingga pada ujung-ujung kumparan sekunder akan timbul ggl induksi. Efek ini dinamakan induktansi timbal-balik (mutual inductance).
Pada skema transformator di samping, ketika arus listrik dari sumber tegangan yang mengalir pada kumparan primer berbalik arah (berubah polaritasnya) medan magnet yang dihasilkan akan berubah arah sehingga arus listrik yang dihasilkan pada kumparan sekunder akan berubah polaritasnya.
Hubungan antara tegangan primer, jumlah lilitan primer, tegangan sekunder, dan jumlah lilitan sekunder, dapat dinyatakan dalam persamaan:
Vp / Vs = Np / Ns
Keterangan:
Vp = tegangan primer (volt)
Vs = tegangan sekunder (volt)
Np = jumlah lilitan primer
Ns = jumlah lilitan sekunder

Simbol Transformator
Berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator ada dua jenis yaitu:
1. Transformator step up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan primer (Ns > Np).
2. Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np > Ns).
Pada transformator (trafo) besarnya tegangan yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder adalah:
1. Sebanding dengan banyaknya lilitan sekunder (Vs ~ Ns).
2. Sebanding dengan besarnya tegangan primer ( VS ~ VP).
3. Berbanding terbalik dengan banyaknya lilitan primer,
( Vs ~ 1 / Np ) Sehingga dapat dituliskan: Vs = (Ns / Np) x Vp.

Penggunaan Transformator
Transformator (trafo) digunakan pada peralatan listrik terutama yang memerlukan perubahan atau penyesuaian besarnya tegangan bolak-balik. Misal radio memerlukan tegangan 12 volt padahal listrik dari PLN 220 volt, maka diperlukan transformator untuk mengubah tegangan listrik bolak-balik 220 volt menjadi tegangan listrik bolak-balik 12 volt. Contoh alat listrik yang memerlukan transformator adalah: TV, komputer, mesin foto kopi, gardu listrik dan sebagainya.

Jenis-jenis Transformator
1. Jenis transformator berdasarkan fungsinya- Trafo step-up- Trafo step-down
2. Jenis transformator berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder- Trafo step-up- Trafo step-down
3. Jenis transformator catu daya- Trafo engkel- Trafo CT
4. Jenis tranformator berdasarkan inti- Trafo tipe shell- Trafo tipe inti
5. Transformator berdasarkan kegunaan- Trafo tenaga- Ototransformator
6. Jenis transformator berdasarkan jenis fasa tegangan- Trafo satu fasa- Trafo tiga fasa

Transformator Daya dan Cara Pengujiannya
Transformator tenaga adalah suatu peralatan tenaga listrik yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga/daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah atau sebaliknya (mentransformasikan tegangan). Dalam operasi umumnya, trafo-trafo tenaga ditanahkan pada titik netralnya sesuai dengan kebutuhan untuk sistem pengamanan/proteksi, sebagai contoh transformator 150/70 kV ditanahkan secara langsung di sisi netral 150 kV, dan transformator 70/20 kV ditanahkan dengan tahanan di sisi netral 20 kV nya. Transformator yang telah diproduksi terlebih dahulu melalui pengujian sesuai standar yang telah ditetapkan.

Klasifikasi Transformator
Transformator tenaga dapat di klasifikasikan menurut:
v Pasangan:
v Pasangan dalam
v Pasanga luar
v Pendinginan
Menurut cara pendinginannya dapat dibedakan sebagai berikut:
v Fungsi/Pemakaian
v Transformator mesin
v Transformator Gardu Induk
v Transformator Distribusi
v Kapasitas dan Tegangan
Untuk mempermudah pengawasan dalam operasi trafo dapat dibagi menjadi: Trafo besar, Trafo sedang, Trafo kecil.

Cara Kerja dan Fungsi Tiap-tiap Bagian
Suatu transformator terdiri atas beberapa bagian yang mempunyai fungsi masing-masing:
• Bagian utama
- Inti besi
Inti besi berfungsi untuk mempermudah jalan fluksi, yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melalui kumparan. Dibuat dari lempengan-lempengan besi tipis yang berisolasi, untuk mengurangi panas (sebagai rugi-rugi besi) yang ditimbulkan oleh “Eddy Current”.
- Kumparan trafo
Beberapa lilitan kawat berisolasi membentuk suatu kumparan. Kumparan tersebut diisolasi baik terhadap inti besi maupun terhadap kumparan lain dengan isolasi padat seperti karton, pertinax dan lain-lain.
Umumnya pada trafo terdapat kumparan primer dan sekunder. Bila kumparan primer dihubungkan dengan tegangan/arus bolak-balik maka pada kumparan tersebut timbul fluksi yang menginduksikan tegangan, bila pada rangkaian sekunder ditutup (rangkaian beban) maka akan mengalir arus pada kumparan ini. Jadi kumparan sebagai alat transformasi tegangan dan arus.
- Kumparan tertier
Kumparan tertier diperlukan untuk memperoleh tegangan tertier atau untuk kebutuhan lain. Untuk kedua keperluan tersebut, kumparan tertier selalu dihubungkan delta. Kumparan tertier sering dipergunakan juga untuk penyambungan peralatan bantu seperti kondensator synchrone, kapasitor shunt dan reactor shunt, namun demikian tidak semua trafo daya mempunyai kumparan tertier.
- Minyak trafo
Sebagian besar trafo tenaga kumparan-kumparan dan intinya direndam dalam minyak-trafo, terutama trafo-trafo tenaga yang berkapasitas besar, karena minyak trafo mempunyai sifat sebagai media pemindah panas (disirkulasi) dan bersifat pula sebagai isolasi (daya tegangan tembus tinggi) sehingga berfungsi sebagai media pendingin dan isolasi. Untuk itu minyak trafo harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
v kekuatan isolasi tinggi
v penyalur panas yang baikberat jenis yang kecil, sehingga partikel-partikel dalam minyak dapat mengendap dengan cepat
v viskositas yang rendah agar lebih mudah bersirkulasi dan kemampuan pendinginan menjadi lebih baik
v titik nyala yang tinggi, tidak mudah menguap yang dapat membahayakan
v tidak merusak bahan isolasi padat
v sifat kimia yang stabil.
- Bushing
Hubungan antara kumparan trafo ke jaringan luar melalui sebuah busing yaitu sebuah konduktor yang diselubungi oleh isolator, yang sekaligus berfungsi sebagai penyekat antara konduktor tersebut denga tangki trafo.
- Tangki dan Konservator
Pada umumnya bagian-bagian dari trafo yang terendam minyak trafo berada (ditempatkan) dalam tangki. Untuk menampung pemuaian minyak trafo, tangki dilengkapi dengan konservator.

• Peralatan Bantu
- Pendingin
Pada inti besi dan kumparan-kumparan akan timbul panas akibat rugi-rugi besi dan rugi-rugi tembaga. Bila panas tersebut mengakibatkan kenaikan suhu yang berlebihan, akan merusak isolasi di dalam trafo, maka untuk mengurangi kenaikan suhu yang berlebihan tersebut trafo perlu dilengkapi dengan sistem pendingin untuk menyalurkan panas keluar trafo.
Media yang digunakan pada sistem pendingin dapat berupa: Udara/gas, minyak dan air. Pengalirannya (sirkulasi) dapat dengan cara:
Alamiah (natural)
Tekanan/paksaan (forced).
- Tap Changer (perubah tap)
Tap Changer adalah perubah perbandingan transformator untuk mendapatkan tegangan operasi sekunder sesuai yang diinginkan dari tegangan jaringan/primer yang berubah-ubah. Tap changer dapat dilakukan baik dalam keadaan berbeban (on-load) atau dalam keadaan tak berbeban (off load), tergantung jenisnya.
- Alat pernapasan
Karena pengaruh naik turunnya beban trafo maupun suhu udara luar, maka suhu minyakpun akan berubah-ubah mengikuti keadaan tersebut. Bila suhu minyak tinggi, minyak akan memuai dan mendesak udara di atas permukaan minyak keluar dari dalam tangki, sebaliknya bila suhu minyak turun, minyak menyusut maka udara luar akan masuk ke dalam tangki.
Kedua proses di atas disebut pernapasan trafo. Permukaan minyak trafo akan selalu bersinggungan dengan udara luar yang menurunkan nilai tegangan tembus minyak trafo, maka untuk mencegah hal tersebut, pada ujung pipa penghubung udara luar dilengkapi tabung berisi kristal zat hygroskopis.
- Indikator
Untuk mengawasi selama trafo beroperasi, maka perlu adanya indicator pada trafo sebagai berikut:
v indikator suhu minyak
v indikator permukaan minyak
v indikator sistem pendingin
v indikator kedudukan tap
v dan sebagainya.

• Peralatan Proteksi
- Rele Bucholz
Rele Bucholz adalah rele alat/rele untuk mendeteksi dan mengamankan terhadap gangguan di dalam trafo yang menimbulkan gas.
Gas yang timbul diakibatkan oleh:
a. Hubung singkat antar lilitan pada/dalam phasa b. Hubung singkat antar phasa c. Hubung singkat antar phasa ke tanah d. Busur api listrik antar laminasi e. Busur api listrik karena kontak yang kurang baik.
- Pengaman tekanan lebih
Alat ini berupa membran yang dibuat dari kaca, plastik, tembaga atau katup berpegas, berfungsi sebagai pengaman tangki trafo terhadap kenaikan tekan gas yang timbul di dalam tangki yang akan pecah pada tekanan tertentu dan kekuatannya lebih rendah dari kakuatan tangi trafo.
- Rele tekanan lebih
Rele ini berfungsi hampir sama seperti rele Bucholz, yakni mengamankan terhadap gangguan di dalam trafo. Bedanya rele ini hanya bekerja oleh kenaikan tekanan gas yang tiba-tiba dan langsung mentripkan P.M.T.
- Rele Diferensial
Berfungsi mengamankan trafo dari gangguan di dalam trafo antara lain flash over antara kumparan dengan kumparan atau kumparan dengan tangki atau belitan dengan belitan di dalam kumparan ataupun beda kumparan.
- Rele Arus lebih
Befungsi mengamankan trafo arus yang melebihi dari arus yang diperkenankan lewat dari trafo terseut dan arus lebih ini dapat terjadi oleh karena beban lebih atau gangguan hubung singkat.
- Rele Tangki tanah
Berfungsi untuk mengamankan trafo bila ada hubung singkat antara bagian yang bertegangan dengan bagian yang tidak bertegangan pada trafo.
- Rele Hubung tanah
Berfungsi untuk mengamankan trafo bila terjadi gangguan hubung singkat satu phasa ke tanah.
- Rele Termis
Berfungsi untuk mencegah/mengamankan trafo dari kerusakan isolasi kumparan, akibat adanya panas lebih yang ditimbulkan oleh arus lebih. Besaran yang diukur di dalam rele ini adalah kenaikan temperatur.

Referensi:
http://www.elektroindonesia.com/elektro/ener36b.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Transformator
http://www.e-dukasi.net/mapok/mp_full.php?id=286
http://okidoki13.blogspot.com/2008/11/jenis-jenis-transformator-berdasarkan.html